Penelitian Anak Harpa Pengganti Baterai dengan Kulit Pisang

Dedi Mastur, Runi Sukhami, Lismawinda, Cut Meutia, Zurrahmi Kasma

Salah satu kelompok dari kelas XII IPA 2, angkatan 09 SMA Harapan Persada, kelompok yang beranggotakan: Dedi Mastur, Zurrahmi Kasma, Cut Meutia, Runi Sukhami, dan Lismawinda. Mereka membuat penelitian pratikum Fisika tentang listrik, dengan tujuan untuk mendapatkan nilai dan menyelesaikan tugas dari buk Cut Imelda. Lampu yang bisa dihidupkan dengan baterai yang isinya kulit pisang. Nah, berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh kelompok tersebut dalam penelitiannya.

· Baterai yang rusak atau gak bagus lagi, dibongkar dan dikeluarkan zat hitam. (kimia) yang ada di dalam baterai tersebut  sampe bersih.
· Kemudian kulit pisang dihancurkan sampe halus, dan di isi ke dalam baterai yang sudah bersih dan kosong.
·  Kemudian rangkai kembali baterainya seperti semula, dan baterai bisa digunakan lagi untuk menghidupkan senter, dll.

       Dalam penelitian ini, masalah yang dibahas adalah seputar bagaimana memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah,khususnya sumber daya hasil olahan manusia saat ini hanya dianggap sebagai limbah dapat dimanfaatkan menjadi sebuah teknologi yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia dalam hal energi yang berkelanjutan.

     Pokok dari permasalahan penelitian ini adalah cara pemanfaatan limbah kulit pisang yang apabila isinya sudah habis dimakan,maka kulitnya dibuang. Oleh karena itu penulis melihat prosfek yang bagus bagi limbah tersebut untuk dijadikan sebagai energi listrik pengganti baterai yang sudah yang sudah tidak dapat difungsikan lagi atau mati . Untuk mendapatkan hasil penelitian yang bagus tentunya diperlukan riset yang panjang,sehingga penulis membatasi pokok penelitian ini hanya sampai pada pembuatan bahan baku baterai kering yang ramah lingkungan.

foto-foto kelompok penelitian Kulit Pisang Pengganti Baterai :