KEUTAMAAN DOA (bacalah agar tidak pernah putus asa dalam doa)


Assalamu 'Alaikum sahabat, yang dirahmati Alloh Subhanahu wa Ta'ala
Alloh Subhanahu wa Ta'ala Berfirman dalam Surat:
- (Al-Mu'min: 60)
- (al-A'raf: 55)
- (al-Baqarah: 186)
- (an-Naml: 62) 

1. Do'a adalah otaknya (sumsum / inti nya) ibadah. (HR. Tirmidzi) 
2. Do'a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi. (HR. Abu Ya'la) 
3. Akan muncul dalam umat ini suatu kaum yang melampaui batas kewajaran dalam berthaharah dan berdoa. (HR. Ahmad dan Abu Dawud) 
Penjelasan:
Yakni berdoa atau mohon kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala  untuk hal-hal yang tidak mungkin dikabulkan karena berlebih-lebihan atau untuk sesuatu yang tidak halal (harom). 
4. Do'a seorang muslim untuk kawannya yang tidak hadir dikabulkan Alloh Subhanahu wa Ta'ala. (HR. Ahmad) 
5. Jangan mendo'akan keburukan (mengutuk) dirimu atau anak-anakmu atau pelayan-pelayanmu (karyawan-karyawanmu) atau harta-bendamu, (karena khawatir) saat itu cocok dikabulkan segala permohonan dan terkabul pula do'amu. (Ibnu Khuzaimah) 
6. Rasululloh Sholallohu 'alaihi wa Sallam  ditanya, "Pada waktu apa do'a (manusia) lebih didengar (oleh Alloh Subhanahu wa Ta'ala)?" LaluRasululloh Sholallohu 'alaihi wa Sallam menjawab, "Pada tengah malam dan pada akhir tiap shalat fardhu (sebelum salam)." (Mashabih Assunnah) 
7. Do'a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Alloh Subhanahu wa Ta'ala). (HR. Ahmad) 
8. Bermohonlah kepada Robbmu di saat kamu senang (bahagia). Sesungguhnya Alloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman (hadits Qudsi): "Barangsiapa berdo'a (memohon) kepada-Ku di waktu dia senang (bahagia) maka Aku akan mengabulkan do'anya di waktu dia dalam kesulitan, dan barangsiapa memohon maka Aku kabulkan dan barangsiapa rendah diri kepada-Ku maka aku angkat derajatnya, dan barangsiapa mohon kepada-Ku dengan rendah diri maka Aku merahmatinya dan barangsiapa mohon pengampunanKu maka Aku ampuni dosa-dosanya." (Ar-Rabii')
9. Ada tiga orang yang tidak ditolak do'a mereka: (1) Orang yang berpuasa sampai dia berbuka; (2) Seorang penguasa yang adil; (3) Dan do'a orang yang dizalimi (teraniaya). Do'a mereka diangkat oleh Alloh Subhanahu wa Ta'ala ke atas awan dan dibukakan baginya pintu langit dan Allah bertitah, "Demi keperkasaanKu, Aku akan memenangkanmu (menolongmu) meskipun tidak segera." (HR. Tirmidzi) 
10. Barangsiapa tidak (pernah) berdo'a kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala maka Alloh Subhanahu wa Ta'ala murka kepadanya. (HR. Ahmad) 
11. Apabila kamu berdo'a janganlah berkata, "Ya Alloh, ampunilah aku kalau Engkau menghendaki, rahmatilah aku kalau Engkau menghendaki dan berilah aku rezeki kalau Engkau menghendaki." Hendaklah kamu bermohon dengan kesungguhan hati sebab Alloh berbuat segala apa yang dikehendakiNya dan tidak ada paksaan terhadap-Nya. (HR. Bukhari dan Muslim) 
12. Hati manusia adalah kandungan rahasia dan sebagian lebih mampu merahasiakan dari yang lain. Bila kamu mohon sesuatu kepada Alloh 'Azza wajalla maka mohonlah dengan penuh keyakinan bahwa do'amu akan terkabul. Alloh tidak akan mengabulkan do'a orang yang hatinya lalai dan lengah. (HR. Ahmad) 
13. Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Aloh 'Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman : "Adakah orang yang berdo'a kepadaKu akan Kukabulkan? Adakah orang yang beristighfar kepada-Ku akan Kuampuni dosa- dosanya? Adakah orang yang mohon rezeki kepada-Ku akan Kuberinya rezeki? Adakah orang yang mohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya akan Kuatasi kesulitan-kesulitannya?" Yang demikian (berlaku) sampai tiba waktu fajar (subuh). (HR. Ahmad) 
14. Tidak ada yang lebih utama (mulia) di sisi Alloh daripada do'a. (HR. Ahmad)

15. Tiga macam do'a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do'a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud) 
16. Sesungguhnya Alloh Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Alloh malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa. (HR. Al Hakim) 
17. Tiada seorang berdo'a kepada Alloh dengan suatu do'a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani) 
18. Barangsiapa mendo'akan keburukan terhadap orang yang menzaliminya maka dia telah memperoleh kemenangan. (HR. Tirmidzi dan Asysyihaab) 
19. Ambillah kesempatan berdo'a ketika hati sedang lemah-lembut karena itu adalah rahmat. (HR.Ad-Dailami) 
20. Ali Ra berkata, "Rasululloh Sholallohu 'alaihi wa Sallam lewat ketika aku sedang mengucapkan do'a : "Ya Alloh, rahmatilah aku". Lalu beliau menepuk pundakku seraya berkata, "Berdoalah juga untuk umum (kaum muslimin) dan jangan khusus untuk pribadi. Sesungguhnya perbedaan antara doa untuk umum dan khusus adalah seperti bedanya langit dan bumi." (HR. Ad-Dailami) 
21. Berlindunglah kepada Alloh dari kesengsaraan (akibat) bencana dan dari kesengsaraan hidup yang bersinambungan (silih berganti dan terus-menerus) dan suratan takdir yang buruk dan dari cemoohan lawan-lawan. (HR. Muslim) 
22. Tidak ada manfaatnya bersikap siaga dan berhati-hati menghadapi takdir, akan tetapi do'a bermanfaat bagi apa yang diturunkan dan bagi apa yang tidak diturunkan. Oleh karena itu hendaklah kamu berdoa, wahai hamba-hamba Alloh. (HR. Ath-Thabrani) 
23. Barangsiapa ingin agar do'anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)